Leads banyak, yang bisa dihubungi sedikit
Sebagian nomor tidak aktif, salah isi, atau hanya ingin tahu harga tanpa rencana membeli. Sales menghabiskan waktu untuk menyaring, dan leads yang serius ikut tertunda.
Marketing properti
SAB membantu developer perumahan dan apartemen menjalankan iklan Meta dan Google, membangun landing page per proyek, menyaring leads, dan menyerahkannya ke tim sales dengan data yang rapi. Fokusnya bukan sekadar jumlah leads, tetapi calon pembeli yang bisa diajak berdiskusi dan survei lokasi.
Paling cocok untuk developer dengan proyek yang sedang dipasarkan dan tim sales atau marketing gallery yang siap menindaklanjuti leads.

Banyak developer sudah beriklan dan menerima leads setiap hari. Tetapi tim sales mengeluh soal kualitas, dan tim marketing sulit membuktikan kampanye mana yang benar-benar menghasilkan pembeli.
Sebagian nomor tidak aktif, salah isi, atau hanya ingin tahu harga tanpa rencana membeli. Sales menghabiskan waktu untuk menyaring, dan leads yang serius ikut tertunda.
Leads masuk ke beberapa nomor dan spreadsheet. Pembagian ke sales atau agen tidak jelas, status tindak lanjut tidak tercatat, dan calon pembeli bisa dihubungi dua kali atau tidak sama sekali.
Calon pembeli ingin tahu lokasi, akses, tipe unit, fasilitas, dan skema pembayaran yang tersedia. Jika jawabannya tersebar di PDF dan unggahan, mereka bertanya lewat chat atau berhenti di tengah jalan.
Biaya per leads yang murah belum tentu menghasilkan kunjungan atau booking. Tanpa umpan balik dari sales, anggaran bisa terus mengalir ke kampanye yang ramai tetapi tidak menjual.

Sebelum iklan tayang, kami duduk bersama tim sales untuk menyepakati seperti apa leads yang layak dihubungi: tipe unit yang diminati, domisili, rencana waktu pembelian, dan kesiapan untuk survei. Definisi ini menentukan pertanyaan di form, pesan iklan, dan cara laporan disusun.
Setelah itu kami menyiapkan landing page per proyek atau cluster, menjalankan iklan Meta untuk menjangkau calon pembeli di area yang relevan, dan Google Search untuk orang yang sudah mencari nama proyek atau kawasan. Leads dibagikan ke sales dengan aturan yang jelas, lalu statusnya dikembalikan ke kami untuk mengarahkan anggaran.
Lingkup final disesuaikan dengan jumlah proyek, tahap penjualan, dan kesiapan tim sales Anda, lalu dituliskan di proposal. Berikut komponen yang umum kami tangani.
Pemetaan calon pembeli, area asal, pesan utama, dan pembeda proyek dibandingkan pilihan lain di kawasan yang sama. Hasilnya menjadi dasar materi iklan dan landing page.
Halaman yang menjelaskan lokasi dan akses, tipe unit, denah, fasilitas, progres pembangunan, dan skema pembayaran yang tersedia sesuai dokumen resmi. Dirancang cepat dibuka di ponsel.
Kampanye Facebook dan Instagram dengan form instan atau landing page, dengan targeting berbasis area dan minat. Materi visual dan pesan diuji bertahap untuk tiap tipe unit.
Kampanye Search untuk nama proyek, kawasan, dan kebutuhan hunian yang relevan, dengan kata kunci negatif agar iklan tidak muncul untuk pencarian yang tidak sesuai, misalnya lowongan kerja.
Pertanyaan penyaring di form, aturan pembagian leads ke sales atau agen, dan format pencatatan status. Bisa memakai CRM yang sudah ada atau spreadsheet bersama yang tertata.
Pengaturan GA4, event konversi, penandaan sumber kampanye, dan pencatatan status dari sales. Jika memungkinkan, status ini dikirim kembali ke platform iklan sebagai konversi offline.
Alur kerja SAB terdiri dari discovery, penyusunan strategi, eksekusi, dan optimasi. Untuk proyek properti, kami memberi perhatian khusus pada serah terima leads ke tim sales.
Kami memahami proyek, tipe unit, tahap penjualan, cara tim sales bekerja saat ini, dan kanal yang sudah dicoba. Dari sini terlihat apakah prioritasnya landing page, iklan, atau alur serah terima leads.
Kami meninjau materi proyek, website, akun iklan, dan cara leads dibagikan ke sales. Kami mencatat informasi yang kurang, form yang terlalu longgar atau terlalu panjang, dan titik di mana leads hilang.
Kami menyepakati proyek prioritas, kanal, kriteria leads berkualitas, dan metrik yang dipantau, misalnya leads yang lolos kualifikasi, jadwal survei, conversion rate halaman, dan biaya per leads. Semuanya dirangkum di proposal.
Landing page, form, tracking, aturan distribusi leads, dan kampanye disiapkan bertahap. Materi iklan dan klaim di halaman ditinjau bersama tim marketing dan legal Anda sebelum tayang.
Setiap satu sampai dua minggu kami mencocokkan data kampanye dengan status dari sales, lalu menyesuaikan pesan, targeting, halaman, dan pembagian anggaran antarproyek.
Setiap pilihan punya tempatnya, dan banyak developer memakai lebih dari satu. Tabel ini membantu Anda menilai peran masing-masing.
| Listing di portal properti | Iklan dikelola sendiri atau oleh agen | Bersama SAB | |
|---|---|---|---|
| Konteks tampilan | Berdampingan dengan listing proyek lain | Tergantung halaman tujuan yang dipakai | Landing page khusus proyek atau cluster |
| Kualifikasi leads | Mengikuti format form portal | Sering hanya nama dan nomor | Pertanyaan penyaring yang disepakati dengan sales |
| Serah terima ke sales | Lewat dashboard atau notifikasi portal | Bervariasi antar orang | Aturan pembagian dan status yang tercatat |
| Pengukuran | Statistik dari portal | Biasanya berhenti di jumlah leads | Sumber leads sampai jadwal survei dan booking |
| Kontrol pesan | Terbatas pada format listing | Bisa tidak seragam antar pengiklan | Pesan dan klaim ditinjau sebelum tayang |
| Biaya awal | Biaya paket atau listing portal | Rendah sampai sedang | Ada setup di awal, dijelaskan di proposal |
Portal properti tetap berguna untuk menjangkau orang yang sedang membandingkan proyek. Iklan dan landing page sendiri melengkapinya dengan kontrol pesan dan data leads yang lebih langsung.

Prinsip berikut bisa Anda terapkan sendiri, dengan atau tanpa agensi. Intinya: kualitas leads ditentukan sejak form dan halaman, bukan hanya dari targeting iklan.
Tuliskan bersama tim sales kriteria leads yang layak dihubungi, misalnya tipe unit yang diminati, domisili, dan rencana waktu pembelian. Pakai definisi yang sama di form, laporan, dan evaluasi kampanye. Tanpa kesepakatan ini, tim marketing dan sales akan menilai hasil dengan ukuran yang berbeda.
Calon pembeli butuh informasi lokasi dan akses, tipe unit dan denah, fasilitas, progres pembangunan, dan skema pembayaran yang tersedia. Satu halaman yang fokus pada satu proyek lebih mudah dipahami daripada halaman umum yang memuat semua proyek. Pastikan informasinya sama dengan brosur dan dokumen resmi.
Dua atau tiga pertanyaan pilihan ganda biasanya cukup untuk membedakan calon pembeli yang serius. Di Meta, form instan punya opsi 'Higher intent' yang menambahkan langkah konfirmasi sebelum form dikirim. Uji keseimbangan antara jumlah dan kualitas leads, jangan langsung membuat form panjang.
Tentukan siapa menerima leads, bagaimana rotasi antar sales atau agen, dan batas waktu respons internal. Catat status setiap leads: sudah dihubungi, tertarik, jadwal survei, booking, atau tidak relevan. Leads yang lama tidak dihubungi biasanya makin sulit diajak bicara.
Tandai sumber setiap leads dengan parameter UTM atau ID form, lalu cocokkan dengan status dari sales secara rutin. Google Ads dan Meta menyediakan cara untuk menerima data konversi offline. Dengan begitu, optimasi bisa mengarah ke leads yang benar-benar survei, bukan hanya yang mengisi form.
Hindari janji kenaikan nilai atau imbal hasil investasi, dan pastikan harga 'mulai dari' memang tersedia. Beri keterangan pada gambar yang merupakan ilustrasi atau artist impression. Informasi perizinan, spesifikasi, dan skema pembayaran sebaiknya ditinjau oleh tim legal Anda sebelum dipublikasikan.
Digital marketing properti paling efektif jika materi proyek siap dipublikasikan dan ada tim yang menindaklanjuti leads. Berikut gambaran singkatnya.
Kami tidak memakai paket harga tetap karena setiap proyek punya tipe unit, tahap penjualan, dan kondisi aset yang berbeda. Biaya disusun dari faktor berikut dan dijelaskan di proposal.
Setiap proyek atau cluster yang dipasarkan terpisah butuh landing page, kampanye, dan pelaporan sendiri.
Menjalankan Meta saja berbeda kebutuhannya dengan Meta dan Google sekaligus, apalagi jika ada beberapa tipe unit yang diiklankan terpisah.
Merapikan landing page yang sudah ada berbeda dengan membangun halaman baru dan menyiapkan variasi materi iklan dari awal.
Pengaturan distribusi leads, koneksi ke CRM, konversi offline, dan format laporan untuk manajemen memengaruhi alokasi waktu tim.
Biaya media iklan dibayarkan terpisah ke platform. Pajak dan rincian lingkup kerja dituliskan di proposal.
Cakupannya bisa meliputi strategi per proyek, landing page, iklan Meta dan Google, kualifikasi dan distribusi leads, serta tracking sampai jadwal survei atau booking. Lingkup final disesuaikan dengan proyek Anda dan dituliskan di proposal.
Tidak. Penjualan dipengaruhi banyak faktor, termasuk lokasi, harga, skema pembayaran, kondisi pasar, dan cara tim sales menindaklanjuti leads. Kami menyepakati ukuran yang dipantau sebelum kampanye berjalan. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Keduanya punya peran berbeda. Meta membantu menjangkau calon pembeli yang belum mencari secara aktif, sedangkan Google Search menangkap orang yang sudah mencari nama proyek atau kawasan. Pembagian anggaran sebaiknya ditentukan dari data leads yang lolos kualifikasi, bukan dari biaya per leads saja.
Bisa tetap dipakai. Portal menjangkau orang yang sedang membandingkan proyek, sedangkan iklan dan landing page sendiri memberi kontrol pesan dan data leads yang lebih langsung. Yang penting, sumber setiap leads dicatat agar kontribusi masing-masing kanal bisa dinilai.
Kami menyarankan akun iklan, akun analitik, dan data leads tetap atas nama perusahaan Anda. Hak akses dan kepemilikan diatur di proposal dan perjanjian. Data leads sebaiknya hanya diakses oleh orang yang memang menindaklanjutinya.
Bisa. Kami membantu menyusun aturan pembagian leads, format pencatatan status, dan cara menghindari satu calon pembeli dihubungi oleh beberapa pihak. Aturannya tetap ditentukan oleh manajemen penjualan Anda.
Bisa. Setiap proyek biasanya punya landing page, kampanye, dan laporan sendiri agar hasilnya bisa dibandingkan. Prioritas anggaran antarproyek disepakati bersama dan ditinjau dalam update rutin.
Jadwalkan discovery call 30 menit lewat schedule.sab.id atau kirim pesan WhatsApp. Ceritakan proyek yang sedang dipasarkan, tipe unit, cara tim sales menangani leads saat ini, dan kanal yang sudah dicoba.
Kirimkan nama dan lokasi proyek, tipe unit yang dipasarkan, tautan materi atau website yang sudah ada, serta gambaran cara tim sales menindaklanjuti leads saat ini. Kami akan menyiapkan pertanyaan yang relevan untuk sesi pertama.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.